Love is not enough....
Cinta aja gak cukup untuk mengungkapkan yang terjadi antara dua manusia. Itulah yang terjadi padaku. Kalo biasanya ada seorang fans penyiar radio, sekarang yang ada kebalikannya. Aku yang seorang penyiar malah jatuh hati pada pendengar setia acara yanbg kubawain setiap Jumat jam 10 malam programnya SCHOOL IS NOT ENOUGH...
" Selamat malam rekan muda, saatnya kita ikut gabung di acara School Is Not Enough bareng saya Bayu dan tamu kita Bang Niam Muis......."
Ya gitu deh, sebuah program acara yang membosankan dan dengan terpaksa kujalani.
Opening Scene:
Di sebelah KANAN perapian / duduk seorang kakek2 / yang di datengin sama cucu2-nya / mereka pengen sang kakek mendongeng untuk mereka //
[layar terbagi dua]
Di sebelah KIRI perapian / seorang nenek2 / juga sedang bercerita ke cucu2nya //
mereka mulai bercerita dari sudut pandang masing2 / tapi masih memiliki kesatuan cerita diantara kakek & nenek
-----
contoh:
kakek : dulu waktu kakek masih muda, kakek kerja di sebuah stasiun radio, kakek jadi penyiar disana, bawain acara School is Not Enough....
Nenek : nenek seneng banget dengerin radio, kebetulan ada acara baru waktu itu, namanya School is Not Enough..lama2 nenek tertarik sama penyiar-nya
-----
[scene berubah kemasa lalu]
>>gw susah kalo ditulis, ntar kalo tertarik yosi telpon wawing ya u/ rincian atau gambaran cerita yg bagian ini<<
yg pasti mereka masing2 bercerita secara antusias...tentang pengalaman mereka untuk bisa deket satu sama lain / kesusahan yang mereka alami / sampe mereka ga' bisa jadi satu sama lain / karena masing2 udah punya pasangan // Tapi secara emosional mereka memiliki hubungan yang lebih / dan terus saling menyayangi / sampai di saat mereka harus berpisah untuk melanjutkan hidup mereka masing2 //
Closing Scene :
Suatu hari / di waktu kakek lagi jalan2 sama cucu-nya / begitu juga dengan neneknya // Mereka kebetulan sekali berpapasan / dan pada saat papasan / mereka merasakan suatu kekuatan yang sangat / ada sesuatu di udara yang membuat mereka tertegun / waktu udah papasan / mereka menoleh kan kepala dan merasa // Bahwa dulu mereka pernah ketemu dan punya perasaan yang terpendam di masa lalu // Cucu mereka pun merasakan suatu hal yang kuat di antara kakek dan nenek ini //
Mereka-pun janjian untuk ketemu lagi di suatu tempat // di Coffe shop katakanlah [karena mereka berdua seneng ngopi - kebetulan sekali bukan?! :)] // Di sana mereka ngobrol2 sedikit / kemudian saling menggenggam tangan masing2 //
Di saat itu kamera closing in ke tangan mereka yang saling berpegangan // sekian detik / kamera closing out / dan mereka kembali muda / seperti terakhir kali mereka bertemu //
Akankah mereka bisa meruhan masa depan? / atau itu hanya sebuah ilusi semata / dimana akhirnya mereka bisa bertemu kembali / setelah sekian puluh tahun //
Di saat penonton masih punya banyak pertanyaan di kepala mereka / ending tittle nongol / filem selesai // Efeknya dari sini penonton bakalan mangkel tapi mereka terkesan dengan film ini //
Yos untuk climax dsb-nya bisa nyontoh film2 india yang cerita ttg percintaan dua orang manusia yang tidak bisa di satukan walau mereka saling menyayangi...mungkin karena faktor keluarga dll
aku dapet inspirasi ini, dari hubungan ku sekarang sama Nana...
untuk lebih jelas lagi, ntar kamu bisa telpon aku Yos....makasih mo menerima ini sebagai tambahan cerita untuk kamu tuangkan di tempat kerjamu
oiya...semua yg terjadi di diri kita sekarang , bisa jadi cerminan bahwa kita kadang harus berhati2 dengan perasaan yang kita punya, walaupun begitu paling tidak kita sudah berani untuk memutuskan keputusan yang memang menurut kita terbaik pada saat itu atau saat ini...yang pasti jangan pernah menyesal dengan yang sudah lewat, kita berbuat yang terbaik untuk diri kita tanpa ada tendensi atau niatan untuk menghancurkan orang lain...tapi kalo orang lain merasa tidak terima dengan perbuatan kita (padahal kita ga' ada niatan seperti itu), itu adalah ketidak-mampuan pribadi tersebut untuk menyelesaikan atau menganalisa permasalahan dia sendiri, kasian.....we go on as usual...
your friend,
wawing
Cinta aja gak cukup untuk mengungkapkan yang terjadi antara dua manusia. Itulah yang terjadi padaku. Kalo biasanya ada seorang fans penyiar radio, sekarang yang ada kebalikannya. Aku yang seorang penyiar malah jatuh hati pada pendengar setia acara yanbg kubawain setiap Jumat jam 10 malam programnya SCHOOL IS NOT ENOUGH...
" Selamat malam rekan muda, saatnya kita ikut gabung di acara School Is Not Enough bareng saya Bayu dan tamu kita Bang Niam Muis......."
Ya gitu deh, sebuah program acara yang membosankan dan dengan terpaksa kujalani.
29 Juli / 11.28
Opening Scene:
Di sebelah KANAN perapian / duduk seorang kakek2 / yang di datengin sama cucu2-nya / mereka pengen sang kakek mendongeng untuk mereka //
[layar terbagi dua]
Di sebelah KIRI perapian / seorang nenek2 / juga sedang bercerita ke cucu2nya //
mereka mulai bercerita dari sudut pandang masing2 / tapi masih memiliki kesatuan cerita diantara kakek & nenek
-----
contoh:
kakek : dulu waktu kakek masih muda, kakek kerja di sebuah stasiun radio, kakek jadi penyiar disana, bawain acara School is Not Enough....
Nenek : nenek seneng banget dengerin radio, kebetulan ada acara baru waktu itu, namanya School is Not Enough..lama2 nenek tertarik sama penyiar-nya
-----
[scene berubah kemasa lalu]
>>gw susah kalo ditulis, ntar kalo tertarik yosi telpon wawing ya u/ rincian atau gambaran cerita yg bagian ini<<
yg pasti mereka masing2 bercerita secara antusias...tentang pengalaman mereka untuk bisa deket satu sama lain / kesusahan yang mereka alami / sampe mereka ga' bisa jadi satu sama lain / karena masing2 udah punya pasangan // Tapi secara emosional mereka memiliki hubungan yang lebih / dan terus saling menyayangi / sampai di saat mereka harus berpisah untuk melanjutkan hidup mereka masing2 //
Closing Scene :
Suatu hari / di waktu kakek lagi jalan2 sama cucu-nya / begitu juga dengan neneknya // Mereka kebetulan sekali berpapasan / dan pada saat papasan / mereka merasakan suatu kekuatan yang sangat / ada sesuatu di udara yang membuat mereka tertegun / waktu udah papasan / mereka menoleh kan kepala dan merasa // Bahwa dulu mereka pernah ketemu dan punya perasaan yang terpendam di masa lalu // Cucu mereka pun merasakan suatu hal yang kuat di antara kakek dan nenek ini //
Mereka-pun janjian untuk ketemu lagi di suatu tempat // di Coffe shop katakanlah [karena mereka berdua seneng ngopi - kebetulan sekali bukan?! :)] // Di sana mereka ngobrol2 sedikit / kemudian saling menggenggam tangan masing2 //
Di saat itu kamera closing in ke tangan mereka yang saling berpegangan // sekian detik / kamera closing out / dan mereka kembali muda / seperti terakhir kali mereka bertemu //
Akankah mereka bisa meruhan masa depan? / atau itu hanya sebuah ilusi semata / dimana akhirnya mereka bisa bertemu kembali / setelah sekian puluh tahun //
Di saat penonton masih punya banyak pertanyaan di kepala mereka / ending tittle nongol / filem selesai // Efeknya dari sini penonton bakalan mangkel tapi mereka terkesan dengan film ini //
Yos untuk climax dsb-nya bisa nyontoh film2 india yang cerita ttg percintaan dua orang manusia yang tidak bisa di satukan walau mereka saling menyayangi...mungkin karena faktor keluarga dll
aku dapet inspirasi ini, dari hubungan ku sekarang sama Nana...
untuk lebih jelas lagi, ntar kamu bisa telpon aku Yos....makasih mo menerima ini sebagai tambahan cerita untuk kamu tuangkan di tempat kerjamu
oiya...semua yg terjadi di diri kita sekarang , bisa jadi cerminan bahwa kita kadang harus berhati2 dengan perasaan yang kita punya, walaupun begitu paling tidak kita sudah berani untuk memutuskan keputusan yang memang menurut kita terbaik pada saat itu atau saat ini...yang pasti jangan pernah menyesal dengan yang sudah lewat, kita berbuat yang terbaik untuk diri kita tanpa ada tendensi atau niatan untuk menghancurkan orang lain...tapi kalo orang lain merasa tidak terima dengan perbuatan kita (padahal kita ga' ada niatan seperti itu), itu adalah ketidak-mampuan pribadi tersebut untuk menyelesaikan atau menganalisa permasalahan dia sendiri, kasian.....we go on as usual...
your friend,
wawing

0 Komentar:
Post a Comment
<< Home